Vendor ponsel asal Kanada, RIM, minggu ini melansir dua produk flagship terbarunya, Storm2 (berkode 9520 untuk GSM dan 9550 untuk CDMA) dan Bold 9700 (sebelumnya ber-kodenama Onyx). Kedua produk ini masing-masing akan menggantikan seri sebelumnya Storm 9500/9530 dan Bold 9000.
Dibanding Storm pendahulunya, secara fisik tidak banyak perubahan yang terjadi di Storm2. Menurut informasi, teknologi SurePress-nya lebih dikembangkan sehingga tidak lagi bersuara mekanikal sebagaimana Storm. Perubahan spesifikasi yang terjadi pada Storm2 (dibanding Storm) adalah sebagai berikut:
- Adanya konektivitas Wi-Fi b/g
- Penambahan RAM dari 128 MB ke 256 MB
- Paket kapasitas harddisk internal dan eksternal yang lebih besar
- Tombol navigasi yang sudah terintegrasi dengan layar
- Versi bluetooth dari 2.0 ke 2.1 +EDR1 (Enhanced Data Rate)
- GPS yang lebih terintegrasi
- Built-in OS 5.0
- Built-in BBM 5.0
Anda bisa menyaksikan video resminya di sini.
Bold 9700 di lain pihak memiliki sejumlah perubahan besar dibanding Bold 9000. Selain dimensi fisik yang lebih kecil (lebih mirip Curve 8900), Bold 9700 juga menggunakan navigasi optical trackpad yang diklaim lebih nyaman digunakan dibanding trackball. Bold 9700 dilengkapi dengan kualitas layar, besaran RAM, dan teknologi kamera yang sebaik Curve 8900. Satu-satunya ciri Bold 9000 yang masih ada adalah susunan keyboard-nya.
Bold 9700 secara built-in menggunakan OS terbaru versi 5.0, BBM 5.0, dan pre-installed BlackBerry App World. Diperkirakan baik Storm2 dan maupun Bold 9700 baru masuk pasar Indonesia paling cepat Januari 2010. Silakan mengunjungi video resmi Bold 9700 di sini.
Pendapat saya pribadi, meskipun BlackBerry mengeluarkan sejumlah produk baru, ada banyak PR bagi RIM untuk mengejar ketertinggalannya dari iPhone ataupun Android. Diperlukan OS yang lebih kencang, dukungan aplikasi (terutama pihak ketiga) yang lebih banyak, dan inovasi yang lebih sering.
RIM sendiri sudah memulai perubahan dengan membeli salah satu pembuat browser mobile terbaik — Torch Mobile — untuk perbaikan sisi browser-nya, kerjasama dukungan Flash Player secara embedded, dan perkenalan teknologi widget. Mari kita tunggu bersama rencana apa saja yang akan direalisasikan oleh RIM di tahun 2010.